kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ini jawaban santai Arief Hidayat saat didesak mundur dari Ketua MK


Selasa, 13 Maret 2018 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Arief Hidayat terpilih kembali sebagai ketua MK


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat menanggapi dengan santai terkait banyaknya pihak yang mendesak dirinya untuk mundur dari jabatan.

"Kalau itu saya tidak pernah berkomentar, saya tidak mau buat gaduh lagi," ungkapnya di Istana Negara, Selasa (13/2). 

Menurut Arief, saat ini lembaga MK sedang fokus dalam menangani perkara Pilkada.

"Kalau saya juga komentar gaduh gak elok. Indonesia kalau selalu suduzon gaduh tidak bisa maju, ya mari kita melangkah ke depan dengan sebaik baiknya," jelasnya.

Untuk itu, Arief menyerhkan seluruh masalah ini kepada dewan etik. Begitu juga dengan masalah kemundurannya, apakah dinilai perlu atau tidak. "Semua ada di tangan dewan etik," tambah Arief.

Desakan pengunduran diri Arief itu salah satunya dikatakan 54 guru besar dan profesor dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga di Indonesia lantaran yang dilakukan Arief saat bertemu dengan DPR itu telah melanggar etik dan tidak punya kualitas sebagai negarawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×