kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.933   48,14   0,54%
  • KOMPAS100 1.237   10,64   0,87%
  • LQ45 874   7,62   0,88%
  • ISSI 327   2,50   0,77%
  • IDX30 445   3,86   0,88%
  • IDXHIDIV20 526   5,45   1,05%
  • IDX80 138   1,22   0,90%
  • IDXV30 147   2,70   1,87%
  • IDXQ30 143   1,17   0,82%

Ini faktor penentu pertumbuhan ekonomi pada 2021


Rabu, 29 Juli 2020 / 19:28 WIB
Ini faktor penentu pertumbuhan ekonomi pada 2021
ILUSTRASI. Bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) yang dikelola Pelindo 1.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Fokus belanja tahun depan baik yang berasal dari pagu belanja pada biasanya maupun cadangan belanja 2021.

“Situasinya masih belum sepenuhnya normal sehingga belanja modal untuk infrastruktur, sementara prioritasnya mesti di bawah belanja untuk memulihkan daya beli masyarakat,” kata Eric kepada Kontan.co.id, Rabu (29/7).

Kendati demikian, kedua ekonom tersebut optimistis pertumbuhan ekonomi tahun depan bakal lebih baik, dengan catatan tahun ini pandemi sudah berakhir atau bisa ditangai dengan baik oleh pemerintah.

Baca Juga: Genjot pertumbuhan ekonomi tahun depan, pemerintah geber belanja negara

Proyeksi Eric pertumbuhan ekonomi tahun depan berada sebesar 4,8%, sedangkan Piter prediksi di rentang 5%-5,5%.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimistis pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa mencapai 5%-5,5%. Caranya dengan menggenjot belanja.

Sementara itu, defisit anggaran 2021 diperlebar dari asumsi semula 4,7% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 5,2%. Adapun, penambahan defisit 0,5% itu, atau setara Rp 179 triliun akan digunakan sebagai cadangan belanja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×