kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Ini faktor penentu pertumbuhan ekonomi pada 2021


Rabu, 29 Juli 2020 / 19:28 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) yang dikelola Pelindo 1.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Fokus belanja tahun depan baik yang berasal dari pagu belanja pada biasanya maupun cadangan belanja 2021.

“Situasinya masih belum sepenuhnya normal sehingga belanja modal untuk infrastruktur, sementara prioritasnya mesti di bawah belanja untuk memulihkan daya beli masyarakat,” kata Eric kepada Kontan.co.id, Rabu (29/7).

Kendati demikian, kedua ekonom tersebut optimistis pertumbuhan ekonomi tahun depan bakal lebih baik, dengan catatan tahun ini pandemi sudah berakhir atau bisa ditangai dengan baik oleh pemerintah.

Baca Juga: Genjot pertumbuhan ekonomi tahun depan, pemerintah geber belanja negara

Proyeksi Eric pertumbuhan ekonomi tahun depan berada sebesar 4,8%, sedangkan Piter prediksi di rentang 5%-5,5%.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati optimistis pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa mencapai 5%-5,5%. Caranya dengan menggenjot belanja.

Sementara itu, defisit anggaran 2021 diperlebar dari asumsi semula 4,7% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi 5,2%. Adapun, penambahan defisit 0,5% itu, atau setara Rp 179 triliun akan digunakan sebagai cadangan belanja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×