kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Ini cerita penumpang soal tergelincirnya Lion Air


Sabtu, 13 April 2013 / 16:52 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah pekerja berjalan keluar dari salah satu pabrik di Karawang, Jawa Barat, Senin (23/11/2020). ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

DENPASAR. Sebelum tergelincir masuk ke laut, pesawat Lion Air disebutkan sempat menerobos awan hitam. Kejadian itu, kira-kira lima menit sebelum pesawat tergelincir.

Hal ini diceritakan oleh Rendi, bersama istrinya yang duduk di bangku 20E  dan 20 F, persis sejajar dengan sayap pesawat. Posisinya yang ada di pinggir memungkinkan dia melihat jelas kondisi di luar pesawat.

"Istri masih sempat bilang, kok kayak hujan ya? Tiba-tiba pesawat menerobos awan hitam, tetapi tidak tebal," kata Rendi bersama istrinya yang berangkat dari Bandung untuk liburan ke Bali, Sabtu (13/4/2013).

Pernyataan serupa dikemukakan Artami, yang juga menumpang pesawat Lion Air bersama suaminya, Untung Susanto.

"Kejadiannya mendadak saja. Saat di atas tidak ada guncangan, tapi beberapa menit sebelum jatuh, ada hujan dan awan di atas," terang Artami. (Domu D Ambarita/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×