kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ini cara Kemhub hadapi lonjakan pemudik Natal


Rabu, 07 Desember 2016 / 17:09 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang saat perayaan Natal dan tahun baru 2017, Kementerian Perhubungan (Kemhub) siapkan antisipasi. Salah satu antisipasinya dengan mengubah rute atau rerouting kapal.

Tahun 2016 Kemhub memprediksi terjadi peningkatan jumlah penumpang dalam rangka Natal dan tahun baru sebesar 2% dari tahun lalu sebanyak 856.823 penumpang. Perubahan rute tersebut dilakukan di titik-titik kepadatan seperti seperti Batam, Ambon, Manukwari, Merauke.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemhub) A Tonny Budiono mengatakan, jumlah armada kapal yang tersedia saat ini mencapai 1.065 kapal. "Kami memastikan, anak buah kapal juga dalam kondisi baik dan siap untuk mendukung kelancaran," kata Tonny, Rabu (7/12).

Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Kemhub Bay M Hasani mengatakan dari jumlah kapal yang ada, kapasitas tempat duduk yang tersedia mencapai 3,03 juta penumpang, jauh lebih banyak dibandingkan prakiraan jumlah penumpang. Itulah alasan mengapa perubahan rute perlu dilakukan di titik-titik kepadatan.

Kepala Sub Direktorat Keselamatan Kapal Dahlan menyebutkan bahwa dari 1.065 kapal yang tersedia, sebanyak 983 kapal siap operasi, 49 kapal dalam perawatan dan 18 belum mendapatkan sertifikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×