kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Ini 10 korban meninggal banjir bandang di Mamasa


Jumat, 09 November 2012 / 12:45 WIB
ILUSTRASI. Promo Alfamart Dunia Bunda & Si Kecil


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hujan deras yang terjadi di wilayah Sulawesi Barat telah menyebabkan bencana banjir bandang. Debit Sungai Kalangai dan Uru menerjang permukiman Desa Batanguru Timur, Kec. Sumarorong, Kab. Mamasa Prov. Sulawesi Barat.

Bencana terjadi Kamis (8/11) pukul 16.30 Wita. Hingga saat ini tercatat 10 orang meninggal, 7 orang hilang, 2 orang luka-luka, 2 rumah hanyut, 4 rumah rusak berat, 1 lumbung padi hanyut, dan 1 unit kendaraan roda 4 hanyut. Korban luka masih dirawat di Puskesmas Sumarorong.
 
Berikut nama korban meninggal dunia:
1.     Tidan Linasih (40 thn, P)
2.     Imma (21 Thn, P)
3.     Gutih (23 Thn, P)
4.     Rammie (45 Thn, P)
5.     Yuner (18 bln, L)
6.     Dama (32 thn, L)
7.     Sari (14 thn, P)
8.     Agustinus (14 Thn, P)
9.     Lince (19 Thn, P)
10.    Manggu (14 thn)
 
Nama orang yang belum diketemukan:
1.       Mettang (9 Thn, P)
2.       Penni (50 Thn, P)
3.       Risto (12 Thn, L)
4.       Fandi (10 Thn, L)
5.       Anita (6 bln, P)
6.       Alfin (20 Thn, L)
7.       Mr X

Nama orang yang dirawat di Puskesmas Sumarorong
1.       Rambulanji (26 thn L.)
2.       Kasti (10 Thn P.)
 
Kerusakan yang teridentifikasi hingga pukul 23.20 WITA
-          2 Rumah hanyut
-          1 lumbung hanyut
-          1 unit kendaraan roda 4 hanyut
-          4 rumah rusak berat
 
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB menjelaskan tim Reaksi Cepat BNPB memberikan pendampingan dalam penanganan darurat bencana di lokasi dan menyerahkan Rp 300 juta kepada BPBD.

BPBD Mamasa, BPBD Sulawesi Barat bersama TNI, Polri, Tagana, Basarnas, relawan dan masyarakat masih melakukan pencarian korban. "Posko penanganan darurat, dapur umum, pos kesehatan telah didirikan. Pendataan masih terus dilakukan," katanya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×