kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi rendah, Darmin minta bunga acuan turun


Senin, 03 Oktober 2016 / 15:29 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai tingkat laju inflasi September, masih sesuai harapan. Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis laju inflasi September 2016 tercatat sebesar 0,22%.

Menurut Darmin, pola laju inflais masih sama dengan beberapa bulan terakhir, yaitu masih di level yang rendah. Dengan kondisi itu, maka ruang untuk pelonggaran moneter masih terbuka.

Oleh karenanya, Bank Indonesia, sebagai otoritas moneter masih berpeluang untuk kembali memangkas suku bunga acuannya. Sebelumnya, pada September lalu BI menurunkan suku bunga acuan 7 day reverse repo rate sebesar 0,25% menjadi 5%.

Namun tidak hanya pelonggaran moneter saja. "Mestinya suku bunga bank komersial juga segera turun," kata Darmin, Senin (3/9) di Jakarta.

Selain karena inflasi yang rendah, saat ini likuiditas di pasar keuangan cukup baik. Hal itu terutama karena adanya aliran dana dari kebijakan tax amnesty.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×