kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Inflasi Inti dan Komponen Bergejolak Naik pada Juli 2025


Jumat, 01 Agustus 2025 / 12:16 WIB
Inflasi Inti dan Komponen Bergejolak Naik pada Juli 2025
ILUSTRASI. BPS mencatat, inflasi tahunan sebesar 2,37% pada Juli 2025, naik dari inflasi tahunan di Juni 2025 sebesar 1,87%


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, indeks harga konsumen (IHK) mengalami inflasi tahunan sebesar 2,37% year on year (yoy) pada Juli 2025. Inflasi ini meningkat dari bulan sebelumnya yang mencapai 1,87% yoy.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan, secara tahunan bila dilihat berdasarkan komponennya, inflasi inti dan komponen bergejolak mengalami peningkatan. sedangkan inflasi komponen harga diatur pemerintah menurun.

Pudji membeberkan, inflasi inti pada Juli 2025 mencapai 2,32% yoy, meningkat dari Juli 2025 yang mencapai 1,95% yoy.

“Komponen inti memberikan andil inflasi terbesar dengan andil sebesar 1,49% yoy,” tutur Pudji dalam konferensi pers, Jumat (1/8/2025).

Baca Juga: Melonjak, Inflasi Tahunan Indonesia Capai 2,37% di Juli 2025

Komoditas yang memberikan andil inflasi inti adalah emas perhiasan, kopi bubuk dan minyak goreng.

Selanjutnya, komponen harga diatur pemerintah mencatatkan inflasi sebesar 1,32% yoy, naik dari periode sama tahun lalu 1,47% yoy. Komponen ini memiliki andil inflasi sebesar 0,26% yoy yoy, dengan komoditas dominan yang memberikan andil inflasi adalah tarif air minum PAM di 13 wilayah, sigaret kretek mesin (SKM), dan bahan bakar rumah tangga.

Selanjutnya, inflasi komponen bergejolak mengalami inflasi 3,82% yoy, atau naik dari periode sama tahun lalu mencapai 3,63% yoy.

Komponen bergejolak memberikan andil inflasi sebesar 0,62% yoy dengan komoditas penyumbang dominan adalah bawang merah, tomat, dan beras.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×