kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.979   87,00   0,49%
  • IDX 6.008   -93,16   -1,53%
  • KOMPAS100 782   -13,24   -1,66%
  • LQ45 590   -8,23   -1,38%
  • ISSI 208   -3,77   -1,78%
  • IDX30 334   -4,44   -1,32%
  • IDXHIDIV20 408   -4,84   -1,17%
  • IDX80 89   -1,56   -1,73%
  • IDXV30 110   -0,91   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,13   -1,05%

Inflasi hingga akhir tahun 2014 bisa di bawah 5%


Senin, 01 September 2014 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Koperasi Simpan Pinjam. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Inflasi pada bulan Agustus 2014 tercatat sebesar 0,47%, dengan Inflasi tahun kalender (ytd) sebesar 3,42%. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan. dengan inflasi tahun kalender 3,4% maka mengindikasikan inflasi dalam trend terkendali.

"Kalau lihat prediksi sampai akhir tahun seharusnya bisa di bawah 5%," ujar Bambang di Jakarta, Senin (1/9).

Dengan begitu yakin inflasi hingga akhir tahun 2014 bisa berada di bawah target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 yang sebesar 5,3%. Dampak pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi pada bulan Agustus, diakui Bambang sudah tercermin dalam inflasi yang sebesar 0,47% tersebut.

Mengenai kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang kembali terjadi pada bulan September ini, menurut Bambang, akan tertutup dari musim panen kecil yang terjadi di September. "Pokoknya September Oktober biasanya masa-masa di mana inflasi agak bisa rendah karena ada panen kecil," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×