kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Inflasi hingga akhir tahun 2014 bisa di bawah 5%


Senin, 01 September 2014 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Koperasi Simpan Pinjam. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Inflasi pada bulan Agustus 2014 tercatat sebesar 0,47%, dengan Inflasi tahun kalender (ytd) sebesar 3,42%. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan. dengan inflasi tahun kalender 3,4% maka mengindikasikan inflasi dalam trend terkendali.

"Kalau lihat prediksi sampai akhir tahun seharusnya bisa di bawah 5%," ujar Bambang di Jakarta, Senin (1/9).

Dengan begitu yakin inflasi hingga akhir tahun 2014 bisa berada di bawah target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 yang sebesar 5,3%. Dampak pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi pada bulan Agustus, diakui Bambang sudah tercermin dalam inflasi yang sebesar 0,47% tersebut.

Mengenai kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang kembali terjadi pada bulan September ini, menurut Bambang, akan tertutup dari musim panen kecil yang terjadi di September. "Pokoknya September Oktober biasanya masa-masa di mana inflasi agak bisa rendah karena ada panen kecil," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×