kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

Inflasi bulan Oktober tercatat 0,09%


Jumat, 01 November 2013 / 09:21 WIB
ILUSTRASI. Ketahui Dosis dan Efek Samping Obat Paracetamol


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, inflasi bulan Oktober 2013 tercatat 0,09%. Sedangkan bulan September sebelumnya tercatat deflasi sebesar 0,32%.

Sementara secara year on year (yoy), angka inflasi sudah mencapai 8,32%. Sedangkan untuk sepanjang tahun 2013 ini, atau year to date (ytd), inflasi sudah mencapai 7,66%.

Adapun target inflasi yang ditargetkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar 9%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, meskipun mengalami deflasi, beberapa harga komoditas mengalami deflasi. "Barang-barang bergejolak yang kemarin menyebabkan inflasi, di bulan Oktober justru bisa ditekan," ujar Suryamin, Jumat (1/11).

Sementara untuk inflasi inti, masih cukup rendah sebesar 0,34%. Suryamin bilang, dengan inflasi inti sebesar ini menunjukkan kondisi ekonomi yang stabil. Karena inflasi inti ini ditentukan oleh kondisi ekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×