kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi bulan Oktober tercatat 0,09%


Jumat, 01 November 2013 / 09:21 WIB
ILUSTRASI. Ketahui Dosis dan Efek Samping Obat Paracetamol


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, inflasi bulan Oktober 2013 tercatat 0,09%. Sedangkan bulan September sebelumnya tercatat deflasi sebesar 0,32%.

Sementara secara year on year (yoy), angka inflasi sudah mencapai 8,32%. Sedangkan untuk sepanjang tahun 2013 ini, atau year to date (ytd), inflasi sudah mencapai 7,66%.

Adapun target inflasi yang ditargetkan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar 9%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, meskipun mengalami deflasi, beberapa harga komoditas mengalami deflasi. "Barang-barang bergejolak yang kemarin menyebabkan inflasi, di bulan Oktober justru bisa ditekan," ujar Suryamin, Jumat (1/11).

Sementara untuk inflasi inti, masih cukup rendah sebesar 0,34%. Suryamin bilang, dengan inflasi inti sebesar ini menunjukkan kondisi ekonomi yang stabil. Karena inflasi inti ini ditentukan oleh kondisi ekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×