kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Inflasi Balik ke Sasaran, BI Diprediksi Akan Tahan Suku Bunga Acuan


Sabtu, 17 Juni 2023 / 07:00 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) diperkirakan bakal menahan suku bunga acuan di level 5,75% dalam pertemuan bulan Juni 2023. 

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengungkapkan, ini seiring dengan tingkat inflasi Indonesia yang melandai. 

"Inflasi Indonesia tak setinggi itu dan sudah kembali ke 4% YoY, serta akan terus berlanjut melandai hingga akhir tahun 2023," terang David kepada Kontan.co.id, Jumat (16/6). 

Selain faktor yang terjadi di dalam negeri, kemungkinan BI untuk menahan suku bunga acuan juga seiring dengan langkah bank sentral Amerika Serikat (AS) untuk menahan suku bunga acuan pada bulan ini. 

Baca Juga: Ekonom Ramal BI Akan Tahan Suku Bunga Acuan dalam Pertemuan Juni 2023

Nah nampaknya, kemungkinan besar BI akan menahan suku bunga acuan di level 5,75% hingga akhir tahun 2023. 

Meski, memang ada sinyal dari pejabat The Federal Reserve (The Fed) terkait potensi kenaikan suku bunga acuan Paman Sam selama dua kali di akhir tahun 2023. 

"Ini akan sangat bergantung dengan data. Namun, kemungkinan besar, suku bunga acuan akan ditahan di 5,75% hingga akhir tahun 2023," tandas David. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×