CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Indonesia siap beri penjelasan soal HAM ke PBB


Senin, 21 Mei 2012 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Pengendara kendaraan melintas di Jl. Malioboro, Yogyakarta, Senin (15/9). Cuaca besok di Jawa dan Bali cerah hingga hujan ringan, menurut prakiraan BMKG. ANTARA FOTO/Noveradika.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah siap memberikan penjelasan soal hak asasi manusia (HAM) dalam sidang Universal Periodic Review (UPR) yang berlangsung 23 Mei mendatang di Jenewa, Swiss. Juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, pemerintah akan menjelaskan posisinya.

"Nanti pak menteri luar negeri yang menyusun laporannya," kata Julian, Senin (21/5).

Sidang UPR merupakan agenda empat tahunan Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam sidang ini, anggota akan membeberkan kondisi HAM di masing-masing negara.

Komisi Nasional HAM akan memberikan pandangannya tentang kondisi perlindungan HAM di Indonesia. Komnas HAM menganggap perlindungan HAM masih jauh dari ideal.

Beberapa isu yang bakal dilaporkan ke Dewan HAM PBB di antaranya adalah soal praktek kebebasan beragama. Peristiwa pelanggaran yang tercatat, misalnya, penyerangan terhadap jemaah Ahmadiyah, kelompok Syiah, dan pendirian rumah ibadah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×