kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Indonesia dan Singapura perbarui perjanjian pajak, ini isinya


Kamis, 06 Februari 2020 / 00:03 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani menandatangani Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dengan Singapura di Istana Bogor, Selasa (4/2).


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia dan Singapura telah mencapai kesepakatan dalam negosiasi untuk memperbarui perjanjian pajak (tax treaty) antara kedua negara.

Perbandingan pokok-pokok kesepakatan yang dicapai dengan perjanjian yang berlaku saat ini dapat diringkas sebagai berikut.

Pertama, dividen 10% yang berasal dari kepemilikan minimum 25%, dan 15% untuk dividen lainnya (tidak berubah).

Baca Juga: RI-Singapura turunkan dua tarif pajak, pengamat: Bisa menarik investasi

Kedua, government exemption yang sebelumnya hanya berupa berupa pembebasan pajak untuk bunga yang diterima institusi pemerintah. Saat ini diperluas termasuk sovereign wealth fund dan anak usahanya.

Ketiga, source-state exemption for government-issued bonds or debentures dihapus. Keempat, pajak royalty turun dari 15% menjadi 8% untuk peralatan dan pengamanan industri, perdagangan, atau ilmu pengetahuan. Dan turun menjadi 10% untuk royalty lainnya.

Kelima, tariff branch profit tax turun dari 15% menjadi 10%. Keenam, pengecualian untuk kontrak bagi hasil migas. Dalam perjanjian terbaru pemerintah Singapura tanpa syarat favoured nation. Padahal aturan sebelumnya dengan syarat wajib pajak Singapura harus diperlakukan sama menguntungkannya dengan wajib pajak negara lain.

Baca Juga: Cek kepatuhan wajib pajak, Ditjen Pajak akan buat pusat data terintegrasi

Ketujuh, capital gains sesuai dengan model Organization of Economic Cooperation and Development (OECD), termasuk klausul indirect transfer of assets dan hak Indonesia untuk menjajaki keuntungan dari pengalihan saham yang diperjualbelikan di pasar modal. Sebelumnya, ini tidak diatur.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×