kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Indonesia Catat 57.049 Kasus Covid-19, Rekor Tertinggi Baru Kasus Harian


Selasa, 15 Februari 2022 / 18:06 WIB
Indonesia Catat 57.049 Kasus Covid-19, Rekor Tertinggi Baru Kasus Harian
ILUSTRASI. Pekerja melintas di depan mural bertema melawan Covid-19 di kawasan Blok M Jakarta, Kamis (23/11). Indonesia mencatat 57.049 kasus baru Covid-19 pada Selasa (15/2/2022). Ini merupakan rekor tertinggi baru kasus harian. KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia mencatat 57.049 kasus baru Covid-19 pada Selasa (15/2). Ini merupakan rekor tertinggi baru kasus harian sejak pandemi melanda negara kita.

Sebelumnya, rekor tertinggi kasus harian Covid-19 di Indonesia tercipta pada 15 Juli tahun lalu, mencapai 56.757, saat puncak gelombang varian Delta. 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkirakan, puncak kasus varian Omicron akan terjadi pada akhir Februari nanti. Angkanya bisa enam kali lipat dari puncak kasus varian Delta pada Juli tahun lalu.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, 15 Februari: Tambah 57.049 Kasus, Meninggal 134 Orang

"Di akhir Februari atau awal Maret 2022 merupakan puncak kasus Omicron, yang bisa diprediksi itu tiga kali sampai dengan enam kali lebih tinggi dari puncak varian Delta," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (10/2) pekan lalu.

Itu berarti, maka puncak kasus harian varian Omicron bisa mencapai 170.000 hingga 340.000. 

Meski begitu, Nadia yang juga juru bicara Vaksinasi Kemenkes menegaskan, peningkatan kasus varian Omicron yang sangat signifikan tidak berbanding lurus dengan tingkat perawatan di rumahsakit yang rendah.

Tapi, "Tetap harus waspada mengingat penambahan kasus cukup signifikan," ujarnya. "Tentunya, melihat tingkat keterisian perawatan (di rumahsakit) bertambah seiring peningkatan (kasus Omicron) yang lebih cepat dari varian Delta".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×