kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Indoguna mendapat 15% jatah daging dalam negeri


Jumat, 01 Februari 2013 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. POCO M3 Pro 5G


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Direktur Jenderal Peternakan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro menjelaskan, PT Indoguna Utama mendapat jatah 15% (2.995 ton) dari kuota daging sapi dalam negeri.

"Kuota daging sapi Indoguna tahun ini mencapai 2.995 ton atau 15% dari total kuota. Untuk daging Horeka 452 ton, atau 3% dari total kebutuhan," ujar Syukur di Kantor Kementerian Pertanian, Jumat (1/2).

Syukur menjelaskan, ada 67 perusahaan yang mendapat jatah kuota daging sapi dalam negeri. Seluruh perusahaan daging sapi itu sudah memenuhi syarat Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Pertanian untuk mendapatkan jatah daging sapi.

"67 pembagian kuota itu ditetapkan oleh tiga kementerian, dengan enam kriteria yang saya sebutkan," jelas Syukur.

Kuota daging sapi tahun ini mencapai 80 ribu ton. Dengan angka tersebut, Menteri Pertanian menilai tak membutuhkan impor daging sapi dari luar negeri.

"Kuota 80 ribu ton menurut saya cukup untuk tahun ini," ucap Syukur. (Adiatmaputra Fajar Pratama/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×