kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Indef: Penggunaan utang LN belum optimal


Jumat, 22 September 2017 / 15:22 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Posisi utang luar negeri pemerintah di akhir Agustus 2017 naik Rp 45,81 triliun menjadi Rp 3.825,79 triliun dibanding akhir bulan sebelumnya. Namun, penambahan utang tersebut dinilai belum belum dimanfaatkan secara optimal.

Ekonom Indef, Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2017, jumlah utang pemerintah bertambah 11%. Dengan defisit anggaran dalam APBN-P 2017, utang pemerintah hingga akhir tahun diperkirakan naik 13%.

Namun, pemanfaatannya dinilai masih belum optimal. "Hal itu tercermin dari realisasi belanja modal yang rendah," kata Bhima di Jakarta, Jumat (22/9).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), realisasi belanja modal tercatat sebesar Rp 75 triliun. Jumlah itu tumbuh 10,62% dibanding periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 67,8 triliun. Meski naik, capaian itu baru mencapai 36,37% dari target Rp 206,2 triliun.

Bhima juga mengatakan, serapan belanja modal terutama berkaitan dengan perkembangan pembangunan infrastruktur yang lambat. Realisasi 245 proyek strategis nasional yang selesai masih di bawah 10%. Sedangkan sisanya masih dalam tahap perencanaan, lelang dan konstruksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×