kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Idris Laena belum bawa kasusnya ke jalur hukum


Kamis, 08 November 2012 / 13:48 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan pembayaran belanja online salah satu e-commerce menggunakan Scan QRIS OCTO Mobile dari CIMB Niaga di Jakarta, Rabu (18/8). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/18/08/2021.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Anggota DPR Idris Laena mengaku kecewa atas tuduhan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Tetapi, dia belum akan membawa tuduhan pemerasan terhadap dirinya ke jalur hukum.

Anggota Komisi VI DPR ini beralasan masih menunggu perkembangan atas tudingan tersebut. Selain itu, Idris menilai pernyataan dan pengaduan kepada Badan Kehormatan DPR bukan untuk mendzolimi dirinya. "Saya melihat Dahlan tidak berniat mendzolimi saya," tegasnya, Kamis (8/11).

Nama Idris diduga terkait pemerasan terhadap BUMN. Hal ini terungkap setelah Dahlan bertemu dengan Badan Kehormatan DPR.  Dia diduga meminta upeti dari PT PAL dan PT Garam.

Idris menilai tuduhan itu hanya informasi sepihak yang telah mencemarkan nama baiknya dan keluar. "Tuduhan ini merusak psikologis anak saya," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×