kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

ICW desak Jokowi menunda pengumuman kabinetnya


Senin, 20 Oktober 2014 / 19:37 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan distribusi, distributor barang produk konsumer PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA)


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Presiden Joko Widodo untuk menunda pengumuman kabinetnya. Pasalnya setidaknya ada empat nama dari 43 calon menteri yang diduga bermasalah karena diragukan integritas maupun komitmen anti korupsinya.

"Kami mendesak Jokowi untuk menunda pengumuman kabinet hingg ada kepastian figur-figur yang terpilih adalah yang terbaik dan tidak memiliki masalah hukum atau integritas," kata Ade melalui pesan singkat, Senin (20/10).

Lebih lanjut menurut Ade, beberapa figur calon menteri yang diragukan tersebut, berpotensi menjadi tersangka korupsi. Selain itu, beredar kabar di pemberitaan bahwa beberapa nama diantaranya memiliki rekening atau transaksi keuangan yang mencurigakan.

Ade menilai, penundaan pengumuman kabinet tidak masalah lantaran dalam Undang-Undang Kementerian jelas telah diatur bahwa Presiden memiliki waktu selama 14 hari setelah pelantikan untuk mengumumkan kabinetnya.

Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan, Presiden Jokowi tak lama lagi akan mengumumkan susunan kabinetnya. Ia menyebut waktu pengumuman kabinet itu adalah nanti malam atau Selasa (21/10) besok. Hingga saat ini kata Puan, susunan kabinet Jokowi-JK masih dalam proses. Ia juga memastikan, Jokowi-JK akan memilih figur yang kompeten dan bersih sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×