kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   -32.000   -1,16%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Harga komoditas meroket, neraca dagang diperkirakan masih surplus


Kamis, 14 Oktober 2021 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Suasana saat pekerja beraktivitas di tempat penumpukan sementara batu bara, Muarojambi, Jambi, Rabu (1/7/2020). Harga komoditas meroket, neraca dagang diperkirakan masih surplus.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, kinerja impor yang meningkat juga dipengaruhi oleh harga minyak yang meningkat 82% yoy pada September 2021. 

Meski demikian, Faisal memperkirakan defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) di keseluruhan tahun 2021 akan rendah, atau di bawah 1,00% Produk Domestik Bruto (PDB). 

Padahal, sebelumnya Faisal memperkirakan CAD di sepanjang 2021 akan berada di kisaran 1,06% PDB. 

“Kami melihat harga komoditas yang tinggi masih akan bertahan hingga akhir 2021. Ini akan mendukung kinerja ekspor Indonesia, sehingga ada potensi CAD akan turun dari perkiraan sebelumnya,” tandas Faisal. 

Selanjutnya: Neraca Dagang September Masih Bisa Surplus Lagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×