kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Harga komoditas meroket, neraca dagang diperkirakan masih surplus


Kamis, 14 Oktober 2021 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Suasana saat pekerja beraktivitas di tempat penumpukan sementara batu bara, Muarojambi, Jambi, Rabu (1/7/2020). Harga komoditas meroket, neraca dagang diperkirakan masih surplus.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, kinerja impor yang meningkat juga dipengaruhi oleh harga minyak yang meningkat 82% yoy pada September 2021. 

Meski demikian, Faisal memperkirakan defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) di keseluruhan tahun 2021 akan rendah, atau di bawah 1,00% Produk Domestik Bruto (PDB). 

Padahal, sebelumnya Faisal memperkirakan CAD di sepanjang 2021 akan berada di kisaran 1,06% PDB. 

“Kami melihat harga komoditas yang tinggi masih akan bertahan hingga akhir 2021. Ini akan mendukung kinerja ekspor Indonesia, sehingga ada potensi CAD akan turun dari perkiraan sebelumnya,” tandas Faisal. 

Selanjutnya: Neraca Dagang September Masih Bisa Surplus Lagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×