kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Harga BBM Industri Bakal Lebih Murah dari BBM Subsidi


Kamis, 23 Oktober 2008 / 11:57 WIB


Reporter: Hikmah Yanti |

JAKARTA. Kalangan industri patut bersorak senang. Tren penurunan harga minyak dunia saat ini bisa jadi membuat harga jual bahan bakar minyak (BBM) industri lebih murah ketimbang harga BBM bersubsidi.  

"Kalau terus turun hingga di bawah US$ 60 per barel jangan heran kalau bulan November-Desember harga BBM industri itu jauh lebih murah daripada harga BBM subsidi, yakni di bawah Rp 6.000," kata Direktur Institute for Development of Economics & Finance M. Ikhsan Modjo di sela Seminar Ketahanan Energi, Sektor Keuangan dan Alternatif Pendanaan di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (23/10). 

Ikhsan juga menambahkan di tengah kondisi krisis keuangan global saat ini, harga minyak dunia akan terus merosot. Paling tidak, ini akan berlangsung selama krisis global yang diperkirakan terjadi selama 2 tahun. Dengan begitu, fluktuasi harga minyak dunia tidak akan menunjukkan tren meningkat dalam waktu dekat. "Kecuali ada hal dramatis yang bikin krisis global ini hilang," ujar Ikhsan.   

Angka pada saat US$ 60 per barel didasarkan pada kebijakan pemerintah  menaikkan harga BBM pada tahun 2005. Ikhsan melihat pemerintah tidak konsisten menyikapi fluktuasi harga minyak internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×