CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Harga BBM bersubsidi dipastikan tak naik tahun ini


Senin, 26 Mei 2014 / 21:59 WIB
ILUSTRASI. Manfaat jengkol untuk kesehatan.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah lebih memilih mengendalikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan mengurangi volume, bukan dengan menaikkan harga.

Hal ini berbeda dengan tahun lalu, ketika pemerintah mengendalikan anggaran subsidi BBM dengan menaikkan harga BBM bersubsidi.

“Tahun lalu langkah kita dengan menaikkan harga BBM, jadi sedikit banyak itu kan terkompensasi. Sekarang kan dengan situasi politik begini tidak mudah naikin harga. Karena tidak mudah naikin harga, opsinya ada di volume, tapi volume kembali lagi ke Kementerian ESDM (wewenangnya),” ujar Menteri Keuangan, Chatib Basri, Senin (26/5).

Sebagaimana diketahui, anggaran subsidi BBM, LPG dan BBN naik dari Rp 210,7 triliun, menjadi Rp 285 triliun dalam RAPBN-Perubahan 2014. Sementara itu, subsidi listrik naik dari Rp 71,4 triliun menjadi Rp 107,1 triliun.

Chatib memaparkan, dengan naiknya volume subsidi BBM menjadi 48 juta kiloliter, dengan asumsi rupiah sama dengan tahun lalu, maka penambahan anggaran subsidinya sebesar Rp 74 triliun. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×