kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Gunung Lokon kembali aktif, pemerintah sudah siap


Jumat, 27 April 2012 / 13:55 WIB
ILUSTRASI. Saran Warren Buffett bagi investor agar dapat meminimalisir kesalahan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah menegaskan sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas gunung Lokon.

"Kementerian sosial selalu menyiapkan strategi tanggap darurat," kata Menteri Sosial Salim Assegaf Al Djuffri, seusai mendamping Wakil Presiden, Jumat (26/4).

Salim menjelaskan, pemerintah sudah menyiapkan buffer stock di daerah-daerah yang dekat dengan kejadian bencana. Langkah tersebut sebagai antisipasi jika masyarakat harus diungsingkan akibat letusan gunung.

"Di provinsi, jelas sudah ada buffer stock. Kemudian, di kabupaten yang terdekat juga kami siapkan. Jadi kalau ada sesuatu yang membuat masyarakat mengungsi, itu pasti turun. Itu kita siapkan untuk dua minggu," jelasnya.

Sebelumnya disampaikan bahwa gunung yang terletak di Tomohon, Sulawesi Utara itu, sudah kembali ke fase normal pasca letusan pada 25 April 2012 pukul 11:20 WITA lalu. Namun, tiba-tiba, aktivitas gunung tersebut kembali meningkat.

Saat ini, aktivitas masih terus berlangsung di mana terjadi tremor vulkanik diikuti dengan kegempaan vulkanik dalam dan vulkanik dangkal. Adapun rata-rata gempa yang terjadi mencapai satu hingga tiga gempa per 5 menit. Hal ini terjadi sejak pukul 12:00-17:00 WITA. Jika peningkatan aktivitas vulkanik ini berlangsung terus, berpotensi diikuti letusan.

Terkait hal tersebut, pemerintah menetapkan status gunung Lokon masih Siaga (level III). Untuk itu, Pemkot Tomohon, BPBD Kota Tomohon dan BPBD Prov. Sulut agar menerapkan rekomendasi yang telah diberikan, agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius 2,5 km dari Kawah Tompaluan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×