Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Tri Adi
JAKARTA. Pansus Angket kasus Bank Century akan memasuki tahap untuk menyusun kesimpulan akhir. Banyak fraksi yang ada di Senayan dalam pandangan awal belum mau menyebut nama yang bertanggungjawab dalam kasus Bank Century. Tapi, dua partai koalisi pemerintahan SBY-Boediono akan meneyebutkan nama-nama orang yang harus bertanggungjawab dalam kasus ini.
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golkar berjanji akan menyebutkan nama-nama yang akan bertanggungjawab dalam kasus ini. “Iya akan kami sebutkan nama Sri Mulyani dan Boediono,” kata anggota Pansus Hak Angket Kasus Bank Century dari PKS Andi Rahmat di gedung DPR, Jumat (19/2).
Lobi-lobi intensif yang dilakukan oleh fraksi yang menyatakan bahwa kebijakan FPJP dan PMS itu sudah benar tidak akan mempengaruhi sikap PKS. Ia mengatakan, seorang pemimpin itu jangan takut akan masuk penjara untuk mempertahankan kebijakannya. “Jangan hanya masuk istana berani, tapi takut masuk penjara,” tandasnya.
Anggota Pansus Century dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan bahwa partainya sudaha memiliki bukti keterlibatan orang-orang yang bertanggungjawab dalam kasus ini. "Pansus akan banci kalau tidak menyebutkan siapa yang harus bertanggungjawab," ujar Bambang.
Menurut Bambang, hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal kasus Bank Century yang menyebutkan ada sembilan pelanggaran sudah terbukti dalam penyelidikan yang dilakukan Pansus. Walaupun sudah terbukti, Bambang masih tetap belum yakin kalau fraksi lain akan bersikap sama dengan partai Golkar.
Sebelumnya dalam pandangan awal Partai Golkar dan PKS menyebutkan kalau ada pelanggaran dalam proses kebijakan pemberian dana talangan ke Bank Century sebanyak Rp 6,76 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)