kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Golkar bantah buat atribut Soeharto


Kamis, 13 Februari 2014 / 15:05 WIB
Golkar bantah buat atribut Soeharto
ILUSTRASI. Pekerja berjalan dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Atribut Presiden RI ke-2 Soeharto marak beredar di masyarakat. Stiker yang sering terlihat bertuliskan "Piye Kabare? Enak Jamanku To". Partai Golkar yang identik dengan Soeharto membantah pihaknya yang menyebarkan atribut tersebut.

"Itu bukan dari Golkar, ini joke orang Jawa. Ini dibales lagi ada gambar Bu Tien," kata Politisi Senior Golkar Siswono Yudohusodo di Jakarta, Kamis (13/2/2014).

Menurut Siswono, tantangan zaman sudah berubah. Golkar kini tidak perlu sama dengan zaman Soeharto sebab era demokrasi yang berbeda.

"Dulu top bottom sehingga komando dari Pak Harto. Bupati dan gubernur harus ikuti. Sekarang bilang apa dan gubernur beda," imbuh Wakil Ketua BK itu.

Siswono mengatakan peninggalan Orde Baru yang baik akan dipertahankan. Sedangkan yang buruk tidak.

"Dulu Klompecapir (kelompok pendengar pembaca dan pemirsa), Posyandu, Banyak yang lain lagi bagus. Dulu ada KUD, bagus, jadi semangat Golkar hal baik pada zaman orba perlu kita tingkatkan," tuturnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×