kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Gawat, data 1,3 juta PNS Kemdikbud dibobol hacker?


Rabu, 27 Mei 2020 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kebocoran data belum juga usai. Setelah data KPU, pelanggan e-commerce Tokopedia, Bhinneka.com, kini data pegawai negeri sipil (PNS) seluruh Indonesia di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dikabarkan dibobol.

Dalam akun twitter Teguh Aprianto @secgron yang dalam profilnya adalah cyber security researcher dan consultant itu menemukan adanya kebocoran data sebanyak 1,3 juta di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Data yang dibocorkan adalah NIK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, status pernikahan, nama, lengkap ibu, nama lengkap ayah, no KK, alamat lengkap dan lain lain.

Kabar kebocoran ini sudah tersebar ke grup whatsapp dosen seluruh Indonesia. Mereka khawatir data mereka digunakan secara ilegal nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×