kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Gara-gara film Habibie, SBY menangis


Senin, 17 Desember 2012 / 21:18 WIB
ILUSTRASI. Kelembapan kuku dan kaki bisa ternutrisi dengan menggunakan petroleum jelly


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak kuasa membendung air matanya saat menyaksikan pemutaran film Habibie dan Ainun di Jakarta, hari ini (17/12). Dirinya merasa sangat tersentuh film garapan Faozan Rizal tersebut.

Ani Yudhoyono pun turut terharu dan tak bisa menutupi air matanya. Rasa haru SBY terlihat saat menyampaikan kesan-kesannya. "Pada kesempatan yang baik namun penuh rasa haru ini, saya mengajak hadirin sekalian mengheningkan cipta dan berdoa kepada ibu Ainun," katanya Senin (17/12).

SBY merasakan, kesan yang mendalam bukan hanya setelah menonton film kisah Habibie dan Ainun. Tetapi selama ini yang berkaitan dengan kiprah mantan Presiden RI ke-3 itu. "Bahwa apa yang kami saksikan tadi penuh dengan pembelajaran serta nilai-nilai yang patut untuk kita contoh," ujarnya.

Terlebih, di beberapa adegan SBY merasakan seperti di kehidupan nyatanya. Saat Habibie menjadi Presiden. "Tak bisa melakukan sesuatu tetapi ingin melakukan sesuatu yang lebih, tetapi tidak semuanya bisa karena kompleksitas kekuasaan dan apa yang dihadapi bangsa kita," jelasnya.

Ada pelajaran besar dari film Habibie dan Ainun, khususnya dalam kehidupan rumah tangga. Nilai love, caring and sharing pesan yang ditawarkan film ini. Selain itu, SBY menjelaskan dalam film itu tampak sisi lain Habibie yang selama ini dikenal.

"Kekuatan pak Habibie pada visi, energi dan kemudian confidence. Can do spirit. Never give up, tidak pernah menyerah. Saya kira bukan hanya karakter bagi pemimpin tapi siapapun," katanya.

Sebagai informasi, Habibie dan Ainun bertutur tentang perjalanan asmara Habibie dengan Hasri Ainun Habibie hingga ajal memisahkan mereka. Kedua tokoh ini diperankan oleh Reza Rahadian dan Bunga Citar Lestari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×