kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.869   -66,00   -0,37%
  • IDX 5.862   -34,46   -0,58%
  • KOMPAS100 760   -4,33   -0,57%
  • LQ45 579   -4,80   -0,82%
  • ISSI 203   0,19   0,10%
  • IDX30 328   -3,02   -0,91%
  • IDXHIDIV20 403   -4,22   -1,04%
  • IDX80 86   -0,53   -0,61%
  • IDXV30 109   -0,49   -0,45%
  • IDXQ30 106   -1,06   -0,99%

Fraksi Nasdem ingin ketua DPR disanksi berat


Rabu, 16 Desember 2015 / 11:49 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Ketua Fraksi Nasdem Victor Laiskodat berharap Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tak ragu untuk memberikan sanksi berat kepada Ketua DPR Setya Novanto.

Victor meyakini Novanto bersalah karena telah meminta saham PT Freeport dengan mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden.

"Ya Setya Novanto bersalah lah. Kita maunya (sanksi) berat," kata Victor, saat dihubungi, Rabu (16/12/2015).

Victor menilai bukti rekaman antara Novanto, pengusaha minyak Riza Chalid dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin menunjukkan adanya permintaan saham itu.

Rekaman yang diambil Maroef pada pertemuan 8 Juni 2015 itu sudah dua kali diperdengarkan di sidang MKD.

"Dia harus diberhentikan," ujar Victor.

Putusan kasus Novanto rencananya akan dibacakan dalam sidang terbuka MKD pada Rabu (16/12/2015) besok.

Sebanyak 17 anggota MKD akan melakukan konsinyering secara tertutup terlebih dahulu untuk membacakan pendapatnya masing-masing.

Suara mayoritas akan dijadikan kesimpulan, sementara suara minoritas menjadi dissenting opinion atau pendapat berbeda.

(Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×