kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Formappi mengaku kehilangan nafsu menggugat UU MD3 karena Arief Hidayat

Selasa, 13 Februari 2018 / 23:46 WIB

Formappi mengaku kehilangan nafsu menggugat UU MD3 karena Arief Hidayat
ILUSTRASI. Arief Hidayat Ikuti Fit Proper Test Hakim MK



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Posisi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang dipegang oleh Arief Hidayat membuat sejumlah pihak kehilangan nafsu untuk mengajukan uji materi Undang-Undang (UU) ke MK. Salah satu pihak yang kehilangan nafsu tersebut, Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi).

LSM tersebut kata Lucius Karus, peneliti Formappi sebenarnya berkeinginan menggugat hasil revisi UU MD3 ke MK. Terutama pasal kekebalan bagi anggota DPR untuk diperikan oleh aparat penegak hukum dan ancaman kriminalisasi bagi para pengkritik DPR.


Tapi kata Lucius, semangat tersebut sekarang kendur. "Faktor kepercayaan terhadap MK karena Arief masih bertahan, melemahkan semangat kami untuk menguji materi uu tersebut," katanya kepada Kontan, Selasa (13/2).

Asal tahu saja, Arief saat ini memang tengah mendapatkan sorotan publik. Sorotan tersebut muncul terkait dua sanksi etik yang diberikan kepadanya. Sanksi tersebut, pertama diberikan karena Arief dianggap melanggar etika dalam membuat surat titipan kepada Jaksa Agung Muda Pengawasan, Widyo Pramono untuk membina kerabatnya yang sedang bertugas di Kejaksaan Negeri Trenggalek.

Sanksi kedua diberikan atas ulah Arief yang menemui sejumlah pimpinan Komisi III untuk melobi mereka agar dipilih lagi menjadi hakim konstitusi.


Reporter: Agus Triyono
Editor: Yudho Winarto

JUDICIAL REVIEW

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0785 || diagnostic_web = 0.3604

Close [X]
×