kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.040   40,00   0,22%
  • IDX 5.756   -184,81   -3,11%
  • KOMPAS100 759   -26,85   -3,42%
  • LQ45 573   -15,86   -2,69%
  • ISSI 199   -6,72   -3,26%
  • IDX30 326   -8,30   -2,49%
  • IDXHIDIV20 404   -7,92   -1,92%
  • IDX80 86   -2,82   -3,18%
  • IDXV30 110   -3,07   -2,71%
  • IDXQ30 105   -2,46   -2,28%

Faktor musiman Lebaran dorong inflasi Mei 2019 cukup tinggi


Minggu, 09 Juni 2019 / 13:19 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Faktor musiman bulan puasa menjadi pendorong kenaikan inflasi pada Mei 2019. Beberapa ekonom memprediksi inflasi bisa melonjak dalam kurun lima bulan terakhir.

Ekonom Standar Chartered Bank Aldian Taloputra memprediksi inflasi Mei 2019 mencapai 0,51% secara bulanan (mom) atau 3,14% secara tahunan (yoy).

"Faktor seasonal puasa cenderung mendorong harga makanan dan biaya transportasi meningkat," ujar Aldian saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (9/6). Dengan demikian, hingga akhir tahun 2019 inflasi diprediksi dikisaran 3%.

Sedikit lebih tinggi, ekonom Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal memprediksi inflasi pada Mei 2019 mencapai 0,6% mom atau 3,23% yoy. Pendorong utama berasal dari harga bahan pangan.

"Hampir semua jenis mengalami kenaikan harga kecuali beras dan minyak goreng," ujar Faisal.

Dia juga menambahkan biaya transportasi juga turut menyumbang kenaikan inflasi pada bulan Mei. Baru setelahnya, kenaikan inflasi disebabkan oleh kenaikan harga makanan jadi dan pakaian.

Secara keseluruhan tahun, Faisal memprediksi inflasi 2019 masih dikisaran 3%-4%.

"Dengan catatan tidak ada kebijakan pemerintah yang mendorong administered price seperti naiknya harga bahan bakar minyak hingga akhir tahun," ujar Faisal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×