kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Faisal Basri: Selepas 2010, Dibutuh Investasi Rp 2.900 Triliun


Kamis, 10 Desember 2009 / 16:21 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri memperkirakan, selepas 2010 Indonesia membutuhkan investasi Rp 2.900 triliun per tahun.

Pemerintah menyebutkan kebutuhan investasi sekitar Rp 2.000 triliun per tahun hingga lima tahun ke depan itu nilai rata-rata. "Kebutuhan investasi Rp 2.000 triliun hanya 2010, rata-rata investasi itu mencapai Rp 2. 900 triliun per tahun," kata Faisal, Kamis (10/12).

Faisal melanjutkan, untuk memenuhi kebutuhan investasi tersebut, Rp 400 triliun di antaranya bisa berasal dari perbankan. Rp 500 triliun yang harus didatangkan dari luar negeri.

Menurut dia, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dibutuhkan investasi langsung. Paling tidak dibutuhkan US$ 10 miliar investasi langsung. "Hampir pasti US$ 5 miliar ke industri manufaktur, karena pengalaman kita pertumbuhan sektor ini ditopang FDI," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×