kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Fahri: Pidato Jokowi bagus tapi tak bicara visi


Senin, 20 Oktober 2014 / 20:37 WIB
ILUSTRASI. All New Astra Daihatsu Ayla.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, memuji pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo. Namun, dirinya menyayangkan dalam pidato tersebut pria yang akrab disapa Jokowi itu tidak memaparkan visinya.

"Bagus (pidato Jokowi). Tapi pak Jokowi tidak bicara visinya. Beliau hanya mengajak bekerja saja," kata Fahri di gedung DPR, Senin (20/10).

Fahri berharap, saat Jokowi menyinggung akan menjadikan Indonesia negara maritim dapat terwujud. Menurutnya, kekayaan Indonesia berupa lautan sangat luas dan berpotensi menjadi sumber perekonomian.

"Tradisi maritim itu harus serius. Challenge beliau adalah membangung klaster-klaster industri," tuturnya.

Dalam pidato kenegaraannya, Jokowi mengajak semua pihak untuk bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim. Menurutnya, samudera, laut, selat dan teluk adalah masa depan peradaban Indonesia.

"Kini saatnya kita mengembalikan semuanya sehingga Jalesveva Jayamahe, di Laut justru kita jaya, sebagai semboyan nenek moyang kita di masa lalu, bisa kembali membahana," tandasnya. (Muhammad Zulfikar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×