kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Fadli Zon: Pertanyaan JK murahan


Selasa, 10 Juni 2014 / 08:19 WIB
ILUSTRASI. Aktor Tom Hanks, dalam film terbarunya yang tayang di bioskop berjudul A Man Called Otto bintangi banyak film populer lainnya.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyayangkan pertanyaan yang diajukan oleh calon wakil presiden nomor urut 2 Jusuf Kalla kepada Prabowo terkait pelanggaran hak asasi manusia.

Menurut Fadli, pertanyaan tersebut tidak substansial karena mengangkat masalah yang sudah usang. "Itu pertanyaan yang sudah kami duga. Itu murahan, (pertanyaan) yang diambil lagi dari tong sampah," kata dia seusai debat capres-cawapres di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Senin (9/6/2014) malam.

Fadli menambahkan, pertanyaan yang bernada menyerang itu justru membuktikan bahwa Kalla merupakan politisi biasa dan bukan seorang negarawan. Jika mau, imbuh dia, Prabowo juga bisa saja balik mengajukan pertanyaan bernada menyerang untuk pasangan Joko Widodo-Kalla.

Namun, lanjut Fadli, Prabowo memilih bertanya hal-hal substantif daripada mengangkat hal-hal yang menyerang. "Kalau mau menyerang (misalnya), saya ajukan pertanyaan bagaimana klarifikasinya (Kalla) dengan pernyataan bahwa Indonesia akan hancur bila dipimpin Jokowi." (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×