kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Elza Syarief: Miryam dikucilkan sesama anggota DPR


Senin, 21 Agustus 2017 / 12:45 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Miryam S. Haryani, salah satu saksi penting dalam kasus korupsi e-KTP (KTP-elektronik) ternyata sempat dikucilkan di kalangan anggota DPR RI. Tidak hanya dijauhi, anggota dewan dari Partai Hanura ini bahkan dicap sebagai pengkhianat.

Hal itu dinyatakan oleh rekan dekat Miryam, Elza Syarief di hadapan majelis hakim ketika memberikan kesaksian, Senin (21/8).

"Saya tidak bisa kasih pendapat karena apa. Tapi, yang jelas dia komplain kenapa BAP (berita acara pemeriksaan) bocor sehingga dia tidak nyaman, terisolir, sedih, semua orang menghukum dia," ujar Elza yang ditanya jaksa soal keadaan Miryam ketika menemuinya.

Menurut Elza, Miryam juga tidak pernah menceritakan bahwa ia ditekan oleh penyidik KPK. Bahkan, Miryam merasa dijauhi dan diadili oleh sesama anggota DPR.

"Iya, dia merasa begitu (diadili sesama anggota DPR RI). Tapi, bagaimana kondisi, caranya, saya tidak tahu," imbuh Elza.

Namun, Elza enggan mengungkapkan nama-nama anggota DPR yang menekan Miryam. Ia tidak mau mengungkapkan di pengadilan lantaran takut keliru menyebut nama, sehingga membuat anggota DPR protes lagi.

"Saya tidak terlalu ingat. Saya takut keliru. Nanti semua heboh di DPR. Takut, takut salah," imbuh Elza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×