kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.486   -44,00   -0,25%
  • IDX 6.743   -115,66   -1,69%
  • KOMPAS100 897   -18,84   -2,06%
  • LQ45 659   -10,62   -1,59%
  • ISSI 244   -3,93   -1,58%
  • IDX30 373   -4,41   -1,17%
  • IDXHIDIV20 456   -5,79   -1,25%
  • IDX80 102   -1,80   -1,74%
  • IDXV30 130   -1,82   -1,38%
  • IDXQ30 119   -1,21   -1,01%

Ekspor Non Migas Menyumbang 95,29% dari Total Ekspor Bulan November 2022


Kamis, 15 Desember 2022 / 13:41 WIB
ILUSTRASI. BPS melaporkan ekspor non mineral dan gas (migas) menyumbang paling banyak pada total ekspor bulan November 2022.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor non mineral dan gas (migas) menyumbang paling banyak pada total ekspor bulan November 2022. Nilainya mencapai US$ 22,57 miliar atau 95,29% dari total ekspor.

“Kita lihat ekspor non migas ini menyumbang 95,29% dari total ekspor November 2022,” tutur Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah dalam konferensi pers, Kamis (15/12).

Komoditas pendorongnya terdiri dari, pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang sebesar 0,42%, tambang dan lainnya 5,89%, dan industri pengolahan sebesar 16,68%.   

Baca Juga: BPS Catat Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$ 5,16 Miliar Pada November 2022

Meski begitu, nilai ekspor non migas mengalami penurunan pada periode laporan dibandingkan bulan sebelumnya. Turun 1,94%  dari US$ 23,44 miliar menjadi US$ 22,99 miliar.

Ekspor produk industri pengolahan turun 2,11% yang disumbang oleh penurunan ekspor minyak kelapa sawit. Ekspor produk pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 3,40% disumbang oleh penurunan ekspor mutiara hasil budidaya.

Demikian juga ekspor produk pertambangan dan lainnya turun 1,34% yang disebabkan oleh menurunnya ekspor batubara.

Baca Juga: BPS: Hingga November 2022, Indonesia Impor Beras 326,25 Ribu Ton

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×