kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.839   37,00   0,22%
  • IDX 8.284   -6,70   -0,08%
  • KOMPAS100 1.170   -1,48   -0,13%
  • LQ45 840   -1,75   -0,21%
  • ISSI 296   0,09   0,03%
  • IDX30 436   -0,25   -0,06%
  • IDXHIDIV20 521   0,68   0,13%
  • IDX80 131   -0,18   -0,13%
  • IDXV30 143   0,92   0,65%
  • IDXQ30 141   -0,12   -0,08%

Ekspor Non Migas Menyumbang 95,29% dari Total Ekspor Bulan November 2022


Kamis, 15 Desember 2022 / 13:41 WIB
Ekspor Non Migas Menyumbang 95,29% dari Total Ekspor Bulan November 2022
ILUSTRASI. BPS melaporkan ekspor non mineral dan gas (migas) menyumbang paling banyak pada total ekspor bulan November 2022.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor non mineral dan gas (migas) menyumbang paling banyak pada total ekspor bulan November 2022. Nilainya mencapai US$ 22,57 miliar atau 95,29% dari total ekspor.

“Kita lihat ekspor non migas ini menyumbang 95,29% dari total ekspor November 2022,” tutur Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah dalam konferensi pers, Kamis (15/12).

Komoditas pendorongnya terdiri dari, pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang sebesar 0,42%, tambang dan lainnya 5,89%, dan industri pengolahan sebesar 16,68%.   

Baca Juga: BPS Catat Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$ 5,16 Miliar Pada November 2022

Meski begitu, nilai ekspor non migas mengalami penurunan pada periode laporan dibandingkan bulan sebelumnya. Turun 1,94%  dari US$ 23,44 miliar menjadi US$ 22,99 miliar.

Ekspor produk industri pengolahan turun 2,11% yang disumbang oleh penurunan ekspor minyak kelapa sawit. Ekspor produk pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 3,40% disumbang oleh penurunan ekspor mutiara hasil budidaya.

Demikian juga ekspor produk pertambangan dan lainnya turun 1,34% yang disebabkan oleh menurunnya ekspor batubara.

Baca Juga: BPS: Hingga November 2022, Indonesia Impor Beras 326,25 Ribu Ton

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×