kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.540   164,00   1,00%
  • IDX 7.826   -125,78   -1,58%
  • KOMPAS100 1.090   -16,26   -1,47%
  • LQ45 800   -11,22   -1,38%
  • ISSI 264   -3,71   -1,38%
  • IDX30 415   -6,33   -1,50%
  • IDXHIDIV20 482   -5,80   -1,19%
  • IDX80 120   -2,04   -1,67%
  • IDXV30 130   -2,71   -2,05%
  • IDXQ30 134   -1,81   -1,33%

Ekspor Non Migas Menyumbang 95,29% dari Total Ekspor Bulan November 2022


Kamis, 15 Desember 2022 / 13:41 WIB
Ekspor Non Migas Menyumbang 95,29% dari Total Ekspor Bulan November 2022
ILUSTRASI. BPS melaporkan ekspor non mineral dan gas (migas) menyumbang paling banyak pada total ekspor bulan November 2022.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor non mineral dan gas (migas) menyumbang paling banyak pada total ekspor bulan November 2022. Nilainya mencapai US$ 22,57 miliar atau 95,29% dari total ekspor.

“Kita lihat ekspor non migas ini menyumbang 95,29% dari total ekspor November 2022,” tutur Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah dalam konferensi pers, Kamis (15/12).

Komoditas pendorongnya terdiri dari, pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang sebesar 0,42%, tambang dan lainnya 5,89%, dan industri pengolahan sebesar 16,68%.   

Baca Juga: BPS Catat Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$ 5,16 Miliar Pada November 2022

Meski begitu, nilai ekspor non migas mengalami penurunan pada periode laporan dibandingkan bulan sebelumnya. Turun 1,94%  dari US$ 23,44 miliar menjadi US$ 22,99 miliar.

Ekspor produk industri pengolahan turun 2,11% yang disumbang oleh penurunan ekspor minyak kelapa sawit. Ekspor produk pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 3,40% disumbang oleh penurunan ekspor mutiara hasil budidaya.

Demikian juga ekspor produk pertambangan dan lainnya turun 1,34% yang disebabkan oleh menurunnya ekspor batubara.

Baca Juga: BPS: Hingga November 2022, Indonesia Impor Beras 326,25 Ribu Ton

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×