kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.529   29,00   0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonomi RI Tumbuh 5,61% pada Kuartal I-2026, Tertinggi Lebih dari Satu Dekade


Selasa, 05 Mei 2026 / 11:52 WIB
Ekonomi RI Tumbuh 5,61% pada Kuartal I-2026, Tertinggi Lebih dari Satu Dekade
ILUSTRASI. Ekonomi Indonesia di kuartal I 2026 tumbuh 5,61% YoY


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai 5,61% secara year on year (YoY).

Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan pertumbuhan pada kuartal I-2025 yang hanya 4,87% YoY.

Realisasi tersebut juga menjadi yang pertumbuhan tertinggi PDB pada kuartal pertama setelah lebih dari satu dekade atau sejak kuartal I-2014, yang tumbuh di angka 5,2% yoy.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) pada kuartal I-2026 mencapai Rp 6.187,2 triliun, sementara PDB atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp 3.447,7 triliun.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% di Kuartal I-2026

"Ekonomi Indonesia berdasarkan pada kuartal I 2026 bila dibandingkan dengan kuartal I 2025 atau secara YoY tumbuh sebesar 5,61%,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Selasa (5/5/2026).

Secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mengalami kontraksi 0,77%.

Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi, sebesar 5,04% yoy dengan kontribusi 19,07% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Industri pengolahan juga menjadi sumber pertumbuhan tertinggi ekonomi yakni sebesar 1,03% yoy

Menurut pengeluaran, Konsumsi rumah tangga menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang tumbuh 5,52% yoy, dengan porsi sebesar 54,26% terhadap PDB.

Sementara Pembentuk Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 5,96% yoy dan berkontribusi sebesar 28,29% terhadap PDB.
Adapun ekspor tumbuh 0,90% yoy dengan kontribusi 21,22% terhadap PDB.

Konsumsi pemerintah tercatat tumbuh signifikan sebesar 21,81% yoy dengan kontribusi ke PDB sebesar 6,72%.

Baca Juga: Pemerintah Mengkaji Tiga Opsi Lokasi KEK Keuangan di Bali, Ini Daftarnya

"Konsumsi Rumah Tangga dan PMTB merupakan komponen dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi pada triwulan I 2026, dengan total kontribusi sebesar 82,65%," ungkap Amalia.

Sementara itu komponen dengan pertumbuhan tinggi yaitu konsumsi pemerintah yang didorong oleh peningkatan realisasi belanja pegawai melalui realisasi pembayaran gaji ke-14 (THR) serta belanja barang dan jasa terutama pada belanja barang yang diserahkan kepada masyarakat berupa program Makan Bergizi Gratis (MBG),

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×