kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Ekonomi Indonesia harus bertumpu ke manufaktur


Kamis, 04 Desember 2014 / 11:36 WIB
Ekonomi Indonesia harus bertumpu ke manufaktur
ILUSTRASI. Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. PT Widiant Jaya Krenindo Tbk akan melangsungkan penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO).


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ekonomi Indonesia masih bertumpu pada komoditas. Akibatnya, ketika harga komoditas turun ekonomi Indonesia merosot.

Deputi Gubernur  Bank Indonesia (BI) Hendar mengatakan dalam jangka panjang Indonesia perlu melakukan perubahan model pertumbuhan. Model pertumbuhan perlu diubah dari komoditas ke manufaktur.

Indonesia harus ambil bagian dari 80% penciptaan nilai barang dunia yang terjadi pada sektor manufaktur. Menurut Hendar, untuk ambil bagian pada sektor manufaktur maka infrastruktur, logistik dan kualitas sumber daya manusia harus diperbaiki. "Agar Indonesia diperhitungkan dalam jaringan penciptaan nilai global," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×