kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ekonom perkirakan BI ubah mekanisme perhitungan tingkat bunga seluruh JIBOR


Jumat, 20 Juli 2018 / 22:15 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI)


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Bank Indonesia (BI) untuk mengubah penghitungan tingkat bunga Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) overnight sebagai acuan bunga Pasar Uang Antar Bank (PUAB) melalui mekanisme transaksi atau Indonia, diperkirakan akan membuat transmisi kebijakan moneter BI lebih efektif.

Bahkan, BI diperkirakan menerapkan mekanisme perhitungan tersebut pada tenor-tenor lainnya.

Ekonom Maybank Indonesia Juniman mengatakan, BI melihat tingkat bunga JIBOR overnight saat ini tidak mencerminkan transmisi suku bunga BI.

Sebab, bunganya bersifat fix setiap pagi. Sementara Indonia, lebih mencerminkan suku bunga yang sebenarnya karena Indonia bergerak dalam satu hari.

Makanya, "Ke depan sepertinya BI akan menerapkan mekanisme tersebut tenor-tenor panjang sehingga pada akhirnya akan gantikan JIBOR," kata Juniman kepada Kontan.co.id, Jumat (20/7).

Lebih lanjut menurut Juniman, selama ini kredibilitas tingkat bunga dipertanyakan pasar. Makanya, saat BI menyesuaikan suku bunga acuannya beberapa waktu lalu, penyesuaian tingkat bunga JIBOR justru lambat.

"Kalau Indonia dijalankan, itu akan lebih efektif. Itu lebih mencerminkan pasar dan pasar keuangan akan memiliki bunga acuan yang jelas yang dipakai," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×