kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Ekonom: Pemerintah masih aman lakukan prefunding


Minggu, 30 Oktober 2016 / 20:42 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih berpendapat, kondisi saat ini masih kondusif bagi pemerintah untuk melakukan penarikan utang di akhir tahun ini untuk memenuhi kebutuhan belanja di awal tahun depan alias prefunding.

Menurut Lana, jika prefunding kembali dilakukan di akhir tahun ini, sebaiknya dilakukan melalui penerbitan SBN berdenominasi dollar Amerika Serikat (global bond). Ia melihat, penerbitan global US$ 3-US$ 5 miliar oleh pemerintah masih aman.

Lana mengatakan, kemampuan penyerapan likuditas Indonesia masih memungkinkan. Sebab, tingkat bunga di Indonesia cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan negara lainnya.

"Penerbitan global bond juga akan membantu penguatan rupiah," kata Lana kepada KONTAN, Minggu (30/10).

Sebab, ada potensi ketidakpastian jika nantinya Donald Trump memenangkan pemilihan presiden AS November nanti yang menyebabkan investor cenderung memegang tunai dan dalam bentuk dollar AS sehingga nilai tukar rupiah mengalami pelemahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×