kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ekonom: paket ekonomi II harus dongkrak daya beli


Kamis, 17 September 2015 / 22:30 WIB
Ekonom: paket ekonomi II harus dongkrak daya beli


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Jika berpatokan pada rencana pemerintah, seharusnya akhir September 2015 ini pemerintah akan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid II.

Dalam paket kebijakan sebelumnya, yakni September I, pemerintah merevisi dan menghapus sejumlah peraturan atau yang disebut deregulasi.

Nah, dalam paket kebijakan kali ini ekonom menilai pemerintah harus lebih fokus pada peningkatan daya beli masyarakat.

Sebab, yang diperlukan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, salah satunya konsumsi masyarakat.

Ekonom Bank Permata Joshua Pardede mengatakan, dalam paket kebijakan jilid pertama belum terlihat upaya pemerintah mendongkrak konsumsi masyarakat secara langsung.

"Semua kebijakan yang dikeluarkan bertujuan mendorong industri," kata Josuha, Kamis (17/9).

Misalnya revisi peraturan pemerintah terkait ekspor dan impor. Semuanya bertujuan agar industri nasional mendapat dorongan. Karena akan lebih kompeititif dan efisien.

Memang, pertumbuhan industri bisa memberikan dampak terhadap daya beli melalui pembukaan lapangan kerja.

Namun, itu baru dirasakan paling cepat akhir smester pertama 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×