kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekonom: Inflasi Agustus Bakal 0,7%


Minggu, 30 Agustus 2015 / 13:44 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Ekonom menyebutkan inflasi pada Agustus 2015 bakal lebih tinggi dari prediksi Bank Indonesia (BI) 0,3%. Kenaikan sejumlah bahan pangan dan pelemahan rupiah menjadi penyebab Agustus akan terjadi inflasi sebesar 0,7%.

Kepala Ekonom BII Juniman mengatakan inflasi Agustus 2015 akan mencapai 0,71% dan inflasi tahunan akan naik dari 7,26% pada Juli menjadi 7,52% pada Agustus. Penggerak utama inflasi ini adalah tahun ajaran baru yang menyebabkan kenaikan pada biaya pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan perguruan tinggi.

Sementara itu, El Nino memberikan dampak pada harga pangan sehingga harga pangan khususnya beras naik. Daging sapi, ayam, kedelai, terigu, susu, cabe merah dan cabe rawit pun naik, kecuali bawang merah. "Pelemahan rupiah juga membuat barang impor naik," ujarnya akhir pekan lalu.

Juniman berharap inflasi pada September akan melemah dan terus turun pada bulan-bulan berikutnya, kecuali Desember karena ada Natal dan Tahun Baru. Hingga akhir tahun, ia melihat inflasi akan berada pada level 4,12%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×