kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekonom: Inflasi Agustus Bakal 0,7%


Minggu, 30 Agustus 2015 / 13:44 WIB
Ekonom: Inflasi Agustus Bakal 0,7%


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Ekonom menyebutkan inflasi pada Agustus 2015 bakal lebih tinggi dari prediksi Bank Indonesia (BI) 0,3%. Kenaikan sejumlah bahan pangan dan pelemahan rupiah menjadi penyebab Agustus akan terjadi inflasi sebesar 0,7%.

Kepala Ekonom BII Juniman mengatakan inflasi Agustus 2015 akan mencapai 0,71% dan inflasi tahunan akan naik dari 7,26% pada Juli menjadi 7,52% pada Agustus. Penggerak utama inflasi ini adalah tahun ajaran baru yang menyebabkan kenaikan pada biaya pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan perguruan tinggi.

Sementara itu, El Nino memberikan dampak pada harga pangan sehingga harga pangan khususnya beras naik. Daging sapi, ayam, kedelai, terigu, susu, cabe merah dan cabe rawit pun naik, kecuali bawang merah. "Pelemahan rupiah juga membuat barang impor naik," ujarnya akhir pekan lalu.

Juniman berharap inflasi pada September akan melemah dan terus turun pada bulan-bulan berikutnya, kecuali Desember karena ada Natal dan Tahun Baru. Hingga akhir tahun, ia melihat inflasi akan berada pada level 4,12%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×