kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.702   21,00   0,12%
  • IDX 6.485   -49,77   -0,76%
  • KOMPAS100 859   -7,26   -0,84%
  • LQ45 653   -5,97   -0,91%
  • ISSI 224   -0,79   -0,35%
  • IDX30 363   -3,52   -0,96%
  • IDXHIDIV20 453   -5,02   -1,10%
  • IDX80 98   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,09   -0,87%
  • IDXQ30 117   -1,04   -0,89%

Ekonom Bank Permata prediksi neraca dagang Indonesia surplus di Februari 2020


Jumat, 13 Maret 2020 / 18:22 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Bank Permata memperkirakan neraca dagang pada bulan Februari 2020 mengalami surplus US$ 91 juta. Hal itu disebabkan oleh penurunan laju impor bulanan yang lebih besar dibandingkan penurunan ekspor secara bulanan

 Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, proyeksi surplus perdagangan ini tak terlepas dari penurunan laju impor bulan yang nilainya lebih besar daripada ekspor.

Baca Juga: Industri kimia, farmasi dan obat tradisional tumbuh dua kali lipat sepanjang 2019

Kepada Kontan.co.id, Jumat (13/3), Josua memprediksi ekspor akan turun sebesar 11% month-on-month (mom), sementara bila dibandingkan dengan Februari tahun lalu, laju impor diperkirakan akan turun hingga 4,90% year on year (yoy).

Menurut Josua, penurunan ekspor ini juga tak lepas dari adanya pengaruh wabah virus corona yang masif pada bulan lalu.

Wabah ini membuat penurunan harga komoditas global sehingga menekan ekspor komoditas Indonesia. Crude Palm Oil (CPO) terlihat turun sebesar 12,50% mom, karet juga mengalami penurunan 5,43% mom, serta batubara tergerus 1,61% mom.

Baca Juga: Jokowi yakin omnibus law bisa jadi momentum menggenjot pertumbuhan ekonomi




TERBARU

[X]
×