kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Dubes RI untuk Australia pulang ke tanah air


Selasa, 19 November 2013 / 10:59 WIB
ILUSTRASI. Teh daun salam bisa mengatasi gangguan pencernaan.


Sumber: Kompas.co | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Duta Besar Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, meninggalkan Ibu Kota Australia, Canberra, Selasa pagi, kembali ke Indonesia.

"Saya pikir penjelasan yang baik akan menjadi cara terbaik untuk meringankan masalah," kata Kesoema kepada wartawan di bandara Canberra seperti dikutip dari Kompas.com

Pertikaian diplomatik antara Indonesia dan Australia yang berpangkal dari bocoran dokumen Snowden ini, menjadi cobaan awal bagi pemerintahan kedua Perdana Menteri Tony Abbott di saat dia ingin mempererat kerja sama kedua negara.

Australia punya kepentingan menjalin kerja sama erat dengan Indonesia, antara lain untuk memecahkan masalah banjir pencari suaka politik ke Negeri Kanguru itu. Untuk menjangkau Australia, para pencari suaka itu harus mampir ke Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×