kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 18.013   15,00   0,08%
  • IDX 6.114   -33,75   -0,55%
  • KOMPAS100 793   -5,05   -0,63%
  • LQ45 609   -2,71   -0,44%
  • ISSI 211   -0,51   -0,24%
  • IDX30 338   -1,30   -0,38%
  • IDXHIDIV20 428   0,41   0,10%
  • IDX80 91   -0,57   -0,62%
  • IDXV30 116   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 110   0,10   0,09%

Dua tahun, kabinet Jokowi belum satu nafas


Senin, 17 Oktober 2016 / 14:52 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menilai, belum banyak capaian yang menggembirakan dari dua tahun kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Menurut dia, Kabinet Kerja masih belum solid dan tidak satu suara satu sama lain. "PR (Pekerjaan Rumah) Jokowi di situ. Bagaimana meyakinkan kementerian lembaga agar satu gerakan, satu nafas, dan satu kebijakan," kata Yandri, saat dihubungi, Minggu (16/10/2016).

Sektor ekonomi tetap harus mendapat perhatian lebih. Pertumbuhan ekonomi, kata Yandri, saat ini masih di bawah 5%.

Meski demikian, ia mengakui beberapa arah kebijakan pemerintah terkait sektor ekonomi sudah cukup baik. Misalnya, dari program pengampunan pajak / tax amnesty dan dilihat dari geliat ekonomi.

"Geliat ekonomi sudah cukup bagus. Terlihat dari serapan anggaran di daerah dan pusat. Itu kan salah satu tolak ukur. Kemarin-kemarin serapan anggaran sangat rendah," papar Yandri.

(Nabilla Tashandra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×