kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.083   44,00   0,26%
  • IDX 7.282   3,26   0,04%
  • KOMPAS100 1.007   0,18   0,02%
  • LQ45 734   0,19   0,03%
  • ISSI 263   1,93   0,74%
  • IDX30 394   -4,75   -1,19%
  • IDXHIDIV20 481   -6,65   -1,36%
  • IDX80 113   0,09   0,08%
  • IDXV30 133   -1,33   -0,99%
  • IDXQ30 127   -1,75   -1,36%

Dua tahun, kabinet Jokowi belum satu nafas


Senin, 17 Oktober 2016 / 14:52 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menilai, belum banyak capaian yang menggembirakan dari dua tahun kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Menurut dia, Kabinet Kerja masih belum solid dan tidak satu suara satu sama lain. "PR (Pekerjaan Rumah) Jokowi di situ. Bagaimana meyakinkan kementerian lembaga agar satu gerakan, satu nafas, dan satu kebijakan," kata Yandri, saat dihubungi, Minggu (16/10/2016).

Sektor ekonomi tetap harus mendapat perhatian lebih. Pertumbuhan ekonomi, kata Yandri, saat ini masih di bawah 5%.

Meski demikian, ia mengakui beberapa arah kebijakan pemerintah terkait sektor ekonomi sudah cukup baik. Misalnya, dari program pengampunan pajak / tax amnesty dan dilihat dari geliat ekonomi.

"Geliat ekonomi sudah cukup bagus. Terlihat dari serapan anggaran di daerah dan pusat. Itu kan salah satu tolak ukur. Kemarin-kemarin serapan anggaran sangat rendah," papar Yandri.

(Nabilla Tashandra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×