kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Dua pos anggaran yang dipangkas di tempat Luhut


Senin, 10 Juli 2017 / 14:51 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Dalam rapat Badan Anggaran tentang Efisiensi Anggaran RAPBN-P 2017 pada Senin (10/7), Menteri Ekonomi Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan mengatakan efisiensi anggaran di kementeriannya akan ditekankan pada pada belanja barang, seperti perjalanan dinas, belanja honor, belanja jasa, belanja pertemuan, dan belanja operasional dan non operasional lainnya. dua hal. Efisiensi juga dilakukan dengan tetap menjaga pencapaian kinerja.

Luhut menyatakan adanya efisiensi dari rencana anggaran bidang maritim sebesar Rp 50 miliar. Pemotongan ini berasal dari Rp 2 miliar Dana Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lain Kemenko Maritim, dan Rp 48 miliar Dana Koordinasi Pengembangan Kebijakan Kemaritiman.

Sebelumnya Berdasarkan Inpres No. 4 tahun 2017 tentang Efisiensi Belanja Barang Kementerian/Lembaga dalam pelaksanaan APBN 2017 tanggal 22 Juni 2017 mengharuskan Kemenko Maritim memangkas anggaran belanjanya.

Dalam kesempatan ini, Luhut menyinggung kepemimpinannya yang baru menginjak satu tahun dan usia kementriannya yang baru dua tahun.

Menurutnya, dalam satu tahun kepemimpinannya sebagai Menteri Ekonomi Bidang Maritim, banyak yang harus dievaluasi, terutama dua sisi tersebut. "Iya, harus ada evaluasi. Terutama dalam dua sisi, ekonomi dan keamanan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×