kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

DPR setujui Perppu MK jadi Undang-Undang


Kamis, 19 Desember 2013 / 18:17 WIB
DPR setujui Perppu MK jadi Undang-Undang
ILUSTRASI. Sejak Awal Tahun 2022 Saham Ini Beri Untung 320%, Cek Rekomendasi Analis


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Setelah melewati mekanisme voting, akhirnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2013 tentang Mahkamah Konstitusi (MK) disetujui menjadi Undang-Undang oleh DPR.

"Dari 369 anggota DPR yang hadir, sebanyak 221 orang setuju dan 148 menolak. Karena itu Perppu nomor 1 tahun 2013 disetujui menjadi undang-undang," kata pimpinan sidang, Pramono Anung di Gedung DPR (Kamis, 19/12).

Sebelumnya, pimpinan sidang menawarkan tiga opsi pilihan. Yakni, opsi A setuju Perppu MK menjadi Undang-Undang, opsi B menolak Perppu MK menjadi Undang-Undang, dan opsi C abstain alias tak bersikap.

Dalam voting itu, fraksi yang memilih opsi A atau setuju Perppu MK menjadi Undang-Undang, yaitu Fraksi Partai Demokrat sebanyak 129 orang, Fraksi Partai Golkar sebanyak 26 suara, PAN 28 suara, PPP 20 suara, dan PKB 18 suara.

Sementara itu fraksi yang memilih opsi B atau menolak Perppu itu menjadi Undang-Undang adalah PDI Perjuangan 79 suara, PKS 41 suara, Gerindra 16 suara, Hanura 9 suara, dan PPP tiga suara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×