kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

DPR minta tarif kereta ekonomi AC khusus


Kamis, 28 Maret 2013 / 14:07 WIB
ILUSTRASI. Karyawan memperlihatkan emas logam mulia di Jakarta, Rabu (18/8). Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat pada Rabu (18/8). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/18/08/2021.


Reporter: RR Putri Werdiningsih

JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) sudah resmi menunda penghapusan Kereta Rel Listrik (KRL) Ekonomi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) hingga Juni 2013 nanti. Menanggapi hal tersebut anggota komisi V DPR RI Arwani  Thomafi meminta pemerintah menyiapkan formulasi tarif khusus bagi warga miskin.

“Pemerintah harus mencari formulasi yang tepat bagi warga miskin pengguna KRL Ekonomi,” kata Arwani dalam rilisnya, Kamis (28/3).

Menurutnya jika nanti pada akhirnya KRL Ekonomi akan dihapuskan menjadi kereta listrik AC, sebaiknya ada tarif tersendiri bagi warga miskin. Bahkan Arwani juga meminta ongkos yang harus dibayar itu setara dengan taril KRL Ekonomi yaitu pada kisaran Rp 1.500 – Rp 2.000. Ia pun mencontohkan pemberian tarif khusus itu salah satunya bisa dilakukan dengan mekanisme menunjukkan kartu miskin.

“PT KAI dan Kementerian Perhubungan harus segera mengajak duduk bersama para kepala daerah atau pihak terkait yang menjadi titik berangkat kereta yakni Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang dan Tangerang Selatan terkait data warga miskin,” urainya.

Lanjut Arwani setelah formulasi ini tersusun dengan baik baru PT KAI dapat memulai sosialisasi pelaksanaan di lapangan. Kata dia, selama formulasi tersebut belum siap untuk dilaksanakan di lapangan sebaiknya penghapusan KRL Ekonomi jangan dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×