kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DPR Ingin Bangun Rumah Sakit Tanpa Kelas


Jumat, 30 Juli 2010 / 17:10 WIB
DPR Ingin Bangun Rumah Sakit Tanpa Kelas


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. DPR berencana membangun rumah sakit (RS) tanpa kelas di berbagai daerah. Ini untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat ekonomi lemah. Sebab, selama ini pelayanan kesehatan di masyarakat belum merata.

Wacana tersebut muncul saat Sidang Paripurna DPR, Jumat (30/7). DPR berharap, rumah sakit tanpa kelas tersebut bisa menjadi jawaban perbedaan layanan kesehatan di masyarakat dan sekaligus bisa memberikan layanan kesehatan secara merata di seluruh pelosok daerah. “Sehingga nanti tidak ada lagi kekhawatiran bagi masyarakat bawah yang ingin mendapat pelayanan kesehatan,” kata Ketua DPR Marzuki Alie yang memimpin persidangan tersebut.

Hanya saja, rencana DPR ini bakal memerlukan waktu yang panjang. Sebab, saat ini, keinginan tersebut masih sebatas ide. “Kami ada pemikiran untuk itu, tapi realisasinya belum jelas,” kata Marzuki.

Namun, untuk sementara, ia meminta agar rencana tersebut dimulai dari pemerintah daerah yakni dengan merubah RS Umum Daerah (RSUD) menjadi rumah sakit tanpa kelas.

Dewan juga berharap agar pemerintah daerah tidak lagi menetapkan pemasukan dari RSUD sebagai pendapatan asli daerah. “Kami ingin pelayanan kesehatan merata di masyarakat,” kata Marzuki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×