kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

DPR: Hari anti tembakau, momentum sadar kesehatan


Kamis, 31 Mei 2012 / 18:05 WIB
ILUSTRASI. Logo SoftBank Group Corp. REUTERS/Toru Hanai/File Photo


Reporter: Merlinda Riska

JAKARTA. Hari Anti Tembakau Sedunia diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan bahaya rokok terhadap kesehatan. Sudah tak bisa dipungkiri bahwa rokok sangat berbahaya bagi kesehatan karena berdasar pada penelitian medis, rokok mengandung 4.000 racun kimia.

"Besar harapan agar masyarakat sadar kesehatan,” terang Surya Chandra Suropaty. Ia yang juga anggota komisi IX DPR RI mendukung RPP Pengamanan Produk Tembakau sebagai Zat Adiktif. Apalagi di dalam RPP tersebut disebutkan bahwa di tiap bungkus rokok harus tercantum dampak yang berupa gambar.

"Aturan itu baik untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya rokok. Jadi, pentingnya peringatan bahaya rokok memang sebaiknya berupa gambar bukan tulisan," ujarnya (31/5).

Menurut Surya, aturan ini sebenarnya merupakan turunan dari UU tentang kesehatan. Sehingga, memang sebaiknya segera disahkan. Apalagi saat ini sepengetahuannya aturan itu sudah diharmonisasikan di Kemenkumham.

"RUU tembakau kan di DPR itu di-stop karena banyak fraksi yang menolak untuk meneruskan sebab berdampak pada para petani tembakau. Jadi, aturan tentang bahaya rokok ini dikembalikan lagi ke pemerintah. Tidak ada aturan inisiatif dari DPR," ujar Surya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×