kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DPR dorong BUMN segera IPO


Kamis, 09 Desember 2010 / 17:32 WIB
DPR dorong BUMN segera IPO
Arborea Cafe di kawasan Arboretum Manggala Wanabakti


Reporter: Irma Yani | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Wakil Ketua Komisi Keuangan (XI) DPR, Achsanul Qosasih berharap banyak perusahaan plat merah yang menggelar penawaran saham perdana alias Initial Public Offering (IPO). Ini untuk memanfaatkan aliran modal asing atawa capital inflow yang masih mengalir deras ke Indonesia. Bila tidak dimanfaatkan, aliran dana asing tersebut akan sia-sia.

Memang, dana asing yang masuk ke Indonesia masih sangat besar. Di pasar modal, nilai jual bersih per hari ini mencapai Rp 341 miliar. Artinya, dana tersebut masuk ke pasar dalam satu hari ini saja. "Cara efektif untuk menyerap dana itu adalah dengan IPO agar dananya tidak cepat keluar," kata Achsanul, Kamis (9/12).

Apalagi, IPO bisa meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu, perusahaan yang IPO juga bisa mendapatkan pemotongan tarif pajak 5%. "Perushaaan akan dapat dana ekspansi, pajaknya pun lebih ringan," terang Achsanul.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar sebelumnya mengungkapkan, pihaknya berharap akan banyak BUMN yang melaksanakan IPO pada 2011 mendatang. “Saya berharap masih sama seperti dulu, 7-10 perusahaan untuk 2011 masih kita usahakan,” ucapnya.

Sayang, ia enggan memaparkan berapa banyak BUMN yang telah siap melaksanakan IPO pada 2011 nanti. “Kami sudah siapkan, tapi belum bisa kita rilis, kami nanti akan mengusulkan sejumlah BUMN baru nanti yang kita anggap menarik untuk go publik, akan dirapatkan,” kilahnya.

Namun, lanjutnya, sudah cukup banyak BUMN yang mulai mempercantik diri guna menarik investor dalam IPO nantinya. BUMN tersebut tengah berlomba untuk memperbaiki kinerja sehingga bisa bisa menignkatkan nilai jual saat IPO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×