kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

DPR belum setujui pembelian pesawat Garuda oleh TNI


Kamis, 31 Maret 2011 / 15:25 WIB
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Hoesen. Dok. OJK


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kebijakan TNI Angkatan Udara membeli dua pesawat Garuda jenis Boeing 737-400 ternyata bermasalah. Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan pembelian pesawat tersebut belum masuk dalam Rencana Kerja Anggaran Kementrian Negara/Lembaga (RKA-KL).

Hasanuddin menjelaskan, pembelian pesawat bisa dilakukan karena Kementerian Keuangan telah mengeluarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dengan menggunakan UU yang lama. Padahal, dia mengatakan, DPR belum selesai membicarakan DIPA tersebut. "Hingga saat ini saja RKA-KL itu belum kami serahkan pada mereka," ujarnya, Kamis (31/3).

Namun, Hasanuddin mengatakan, pembelian pesawat tersebut bisa dilanjutkan. Cuma, dia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. "Dari mereka katanya ada perbedaan persepsi karena masih gunakan praturan yang lama. Ya oke lah," tambahnya.

Menurutnya, pembelian pesawat bisa dilakukan setelah DPR menyetujui DIPA dan diserahkan kepada Kementerian Keuangan. Selanjutnya, Kementerian Keuangan lalu mengirimkannya ke TNI. Lalu, TNI baru bisa membeli pesawat tersebut.


Sekadar informasi pada Rabu (9/3), PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) telah menyerahkan dua pesawat Boeing 734-400. Kabarnya, pesawat itu akan dioperasikan menjadi pesawat angkut militer VVIP di Bandara Halim Perdanakusuma dan pesawat itu akan menjadi cadangan pesawat kepresidenan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×