kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

DPD usulkan Ibas jadi Ketua Harian PD


Jumat, 29 Maret 2013 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. Jadwal lengkap pertandingan Mobile Legends MPLI 2021, termasuk daftar tim dan bracket


Reporter: Rika Theo

JAKARTA. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat mempertimbangkan perubahan posisi Edhie Baskoro Yudhoyono, bila Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Ketua Umum. Edhie Baskoro yang biasa disapa Ibas itu diusulkan tidak lagi menjabat Sekjen PD, tapi menjadi Ketua Harian PD.

"Itu kami pertimbangkan, termasuk Pak SBY yang menjabat sebagai presiden. Kami ada code of conduct soal tugas ketua umum itu tidak mengganggu Pak SBY, jadi bisa di Sabtu dan Minggu. Makanya, kami usulkan ada ketua harian," kata Ketua DPD Sulawesi Tenggara, Muhammad Endang kepadaTribunnews.com di Jakarta, Kamis (28/3/2013) kemarin.

Secara pribadi, Endang mengaku, mengusulkan Ibas menjadi Ketua Harian PD. "Kenapa Ibas? Karena dia orangnya low profile, Ibas dan Anas hampir selalu ada dalam kunjungan ke seluruh DPD dan DPC. Nah, kalau Ibas jadi Ketua Harian, dia sudah tahu petanya. Selain itu, yang paling bisa komunikasi 24 jam ke SBY, itu Mas Ibas. Saya juga usul agar Wakil Ketua Umum harus ditambah, jangan cuma dua orang. Kenapa tidak ditambah jadi empat seperti di Golkar atau tujuh," paparnya.

"Nanti Marzuki Alie bisa jadi waketum, sekjen mungkin bisa Saan Mustofa atau Ramadan Pohan, tapi itu nanti diserahkan ke formatur terpilih," tambahnya.

Endang maklum bahwa publik menilai PD akan menjadi partai keluarga bila SBY menjadi Ketua Umum PD. Ia menduga publik melupakan aturan main partai, bahwa bila ada hasil KLB, maka seluruh pengurus DPP PD periode sebelumnya otomatis dinyatakan demisioner atau diberhentikan. Ini termasuk Ibas yang menduduki kursi Sekjen.

"Bukan Anas saja yang berhenti, tapi semua pengurus. Jadi, nanti dari KLB Ibas belum tentu jadi Sekjen," jelasnya.

(Abdul Qodir/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×